Jumat, 27 Juni 2014

Kesungguhan Niat

Ada sebuah ketertarikan yang begitu mendalam tentang sebuah fenomena alam yang tentu juga digemari oleh beberapa anak kecil seumuran anak SD yang mengenal dan memiliki rasa penasaran yang begitu tinggi, yaitu tentang proses penyatuan fokus cahaya matahari oleh kaca pembesar yang bisa dan mampu membuat kertas terbakar atau plastik bolong dan rusak, penyatuan fokus energi matahari yang dilakukan dengan bantuan alat berupa kaca pembesar ini merupakan sebuah peristiwa yang bagi saya memiliki sebuah nilai hikmah dan pelajara yang begitu tinggi serta memiliki sebuah arti dan makna yang begitu substansial. persis ketika apa yang dialami seorang Fuqoha (ahli Fiqh)Masyhur yang terkenal sejak ia beliau kecil dinilai kurang pintar bahkan dianggap bodoh karena susah memahami pelajaran yang disampaikan oleh para gurunya, sampai ia mendapat julukan Ibn hajar atau anak batu. beliau pernah mengalami dan melihat sekaligus memperhatikan sebuah fenomena analogis yang Allah berikan kepadanya untuk kemudian diambilnya sebuah hikmah yaitu ketika beliau melihat dan mengamati sebuah batu hitam yang keras dan padat namun bisa berlubang dan tembus hanya karena tetesan air hujan yang secara terus-menerus dan kontinuitas menetes diatasnya hingga akhirnya batu tersebut bisa berlubang. Hingga akhirnya beliau belajar dari hal tersebut, bahwa sebodoh dan sekeras apapun kita tentu akhirnya pasti bisa jika terus diasah dan terus belajar

Surat Al 'Ashr Mengajari Manusia Untuk Menghargai Waktu

Surat Al 'Ashr yang termasuk dalam golongan surat-surat makkiyah ini teridiri dari 3 ayat yang dinilai
begitu singkat dan ringkas serta padat, namun memiliki substansi serta materi yang begitu dalam serta mengandung hikmah dan pelajaran penting tentang sebuah hakikat waktu bagi manusia serta bagaimana menghargai waktu dengan baik dan efisien. dalam surat Al 'Ashr ini Allah meberikan sebuah penjelasan yang cukup mendalam tentang sosok manusia yang sejatinya berada dalam sebuah kerugian dan celaka apabila manusia tidak mengisi waktunya dengan perbuatan-perbuatan yang baik dan berguna.

Dzikrullah, Menjaga Dan Merawat Hati

Allah menciptakan sesuatu dengan berpasang-pasangan, menciptakan malam bersanding dengan siang, menciptakan lautan yang begitu luas juga ada daratan yang lebar terhampar, menciptakan langit dan bumi, ada atas dan bawah, kanan serta kiri, hitam dan putih juga menciptakan manusia serta makhluk lainnya dengan jenis yang memiliki pasangan masing-masing. Allah menciptakan manusia laki-laki untuk kemudian memeiliki pasangan manusia perempuan, Allah juga menghias manusia dengan beberapa hiasan, tentang kekayaan dan kemiskinan tentang kemulyaan serta kehinaan, sehat juga dengan sakit dan rasa marah dengan sebuah kesabaran serta masih banyak yang lainnya

Pondok Pesantren Sebagai Pencetak Kader Manusia Yang Beradab Dan Mengenal Peradaban

Indonesia sebagai negara yang memiliki beragam kebudayaan dan suku bangsa serta bahasa merupakan sebuah negara yang juga terdapat beragam informasi dan  hal-hal baru yang tentu menarik untuk dipelajari dan diangkat menjadi sebuah pengetahuan atau informasi untuk kemudian dimengerti dan diketahui khalayak umum. dalam dunia pendidikan, indonesia memiliki sebuah keunikan dan hal berbeda yang tidak dimiliki negara lain dalam hal instansi pemdidikan kita kenal dengan Pesantren/ Pondok Pesantren

Memupuk Jiwa Militan Dan Solidaritas Bangsa Indonesia

Menyadari dan mengulang serta mengingat kembali tentang ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dengan Pilarnya yang begitu Fundamental yaitu Bhineka Tunggal Ika dimana dua elemen di atas merupakan satu racikan dan komposisi manis sebagai pemersatu keberagaman bangsa Indonesia juga sebagai pengukuh pondasi kekuatan bangsa Indonesia yang memiliki beragam suku dan budaya, beragam bahasa dan etnis bangsa namun memiliki Ideologi yang selalu dijunjung dilangit bernama Pancasila dan tidak lupa berpijak dibawah asas Bhineka Tunggal ika sebagai pemersatu bangsa Indonesia

Peningkatkan Mutu Pendidikan Kampus Menuju World Class University (WCU)

Pendidikan merupakan hal penting dan subsatnsial serta memiliki peranan yang begitu berpengaruh bagi kualitas suatu bangsa dimana pendidikan merupakan sebuah identitas intelektual suatu negara yang mampu mengenalkan sebuah nilai peradaban dan nilai jual serta nilai saing dari sumber daya manusia kaitannya untuk kemajuan suatu negara dalam mengembangkan serta mengolah apapun yang ada di dalamnya, berupa potensi-potensi yang dimiliki serta peluang yang mampu mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa. pengembangan SDM yang terus dilakukan dan terus dibenahi tentu menjadikan sebuah negara menuju sebuah peradaban inteletual yang lebih cerah

Jiwa Gotong Royong Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia

Membangun sebuah peradaban tentu tidak semudah bagaimana mebalik telapak tangan, tidak juga semudah mata berkedip dan tak semudah omongan belaka, pun peradaban dan sejarah bangsa Indonesia yang telah mengalami perjalanan panjang dalam menjalani sebuah jejak peradaban, dimana bangsa Indonesia memiliki kisah dan sejarah yang begitu menarik tentang jiwa para pemuda yang berkobar bagai bara, tentang pemipin-pemimpin Indonesia yang mereka memeras fikiran untuk  menjadikan bangsa Indonesia ini menjadi bangsa yang berdaulat dan memiliki harga diri yang begitu tinggi di mata dunia dan dihadapan negara lain